Kamis, 27 November 2014

27 november

hari ini adalah sejarahku
dan sejarah ini bukan untuk ku sesali atau pun ku lupakan
namun akan ku coba hari ini untukku syukuri

Selasa, 25 November 2014

dan ternyata kini

dan ternyata kini
setelahku yakini perasaanku malah engkau tak mempedulikan aku, semaumu kau anggap aku. namun sebagai wanita yang hebat aku harus bersabar untuk semua perlakuan ini. kenapa di saat rasaku telah nyata kau malah sirna. kemana sosokmu saat kamu meyakinkan rasaku. dan saat rasa ku telah kokoh malah rasamu yang telah sirna. aku mengerti sebagai wanita ini adalah ujian dariNya melaluimu. tapi saat kamu datang begitu saja di kehdupanku saatku benar-benar jatuh cinta terhadapNya. setelah kau goyahkan rasaku kepadaNya, lalu kau meyakinkan sebuah pernyataan rasa kepadaku. dan sekarang kemana rasamu itu. kiniku telah gagal mengharapkan cintaNya, dan bodohnya aku telah mengharap cintamu yang semu. aku telah menghilangkan rasa cintaku yang sungguh-sungguh untukNya.

rintihan demi rintihan kini kurasa, mungkin ini akibat dari dosaku lebih mengejar cinta yang semu sedang cintaNya memang benar-benar nyata. sakit rasanya ketika harapanku tak nyata sesuai inginku. pupus sudah hatiku untuk mengharapkanmu. inilah akibat dari salahku hingga aku tak dapat lagi merasakan kasihNya, hangatnya pelukan damaiNya, dan indahnya cintaNya. kemana sekarang ku labuhkan hati. saat aku memang sangat merasa malu kepadaNya. 

ingin rasanya kau hargai rasa ini. betapa sulitnya aku meyakinkan sebuah rasa. ketika rasa ini telah hadir. kau anggap ini hanya apa. mungkin ini saatnya aku kembali ke hadapNya. merajut kembali kasih sayang yang pernah sirna. inginku hontarkan sakit yang ku rasa kepadaNya. malu ini tidak akan membataskan aku untuk memohon kepadaMu. mungkin ini caraMU mempertemukan aku dengannya. jika ini rahasia besarMu, biarkan aku lepas dari salahku kepadaMu. dan jika dia adalah ridhaMu. izinkan aku dan dia menyatukan rasa. dan jika ini adalah jalanku yang salah, luruskan aku ke jalan yang benar hingga aku benar-benar menghapus rasa ini untuknya.

saat ku memaksa hati

tanpa tersadar 
di balik hatiku yang terbata tersimpan rindu yang nyata
merasa akan kehilangan 
merasa kekurangan
inikah petanda jika rasa telah nyata
bukan hanya permainan semata
rasa rindu yang tak sengaja telah mengganggu pikiranku
sebuah rahasia ilahi
akankah rekayasa rasa ini
menjadi nyata
atau kah berakhir dengan sakit 
seiring jalannya waktu
terus ku coba untuk menelusuri hatiku 
sampai kapan kekebalan hatiku sirna
sampai kapan hatiku luluh
untuk benar-benar meyakinkan sebuah rasa
terlalu sulit untuk ku akui
hanya karna takut menyakiti
terus ku usaha meyakini hati
bahwa engkau akan tetap di hati
yang ingin kurindu dan selalu bersatu
untuk merasakan sakit atau pun
bahagia bersama

Minggu, 23 November 2014

sulit bagiku


 Keyakinan ku untuk kehilanganmu terasa sangat sulitUsaha berbagai usaha akan ku cobaSesulit apa pun itu kewajibanku saat ini adalah meninggalkanmuBiar kan kubertahan di atas sakitkuRasa tak sanggup untuk melupakanmu semakin terasa amat mendalamNamun harusku ikhlaskanmuMasih ada keraguan dihatikuApakah keputusanku meninggalkanmu adalah tindakan yang tepatDan akankh nantinya jika aku pergi kamu akan merasa kehilangan atau  sebaliknyaJika aku pergi maka hilanglah semua sejarah tentang kitaSulit untukku bisa memahami isi hatimu yang sesungguhnyaBiarkan kupergi membawa perasaan iniUntukku labuhkan kepada Tuhanku yang memang nyata mencintaikuBila mungkin memang  tak bisa jangan pernah coba memaksaTakkan ku ungkapkan perasaan yang ku rasaBiarkan hanya aku yang tahu
pergi melupakanmu untukNYa
Kiniku berusaha berkeras hati untuk benar benar pergi darimuUntuk kebaikan kitaAgar nantinya tak ada yang tersakiti dan menyakitiSakit ini adalah sakitku danLuka ini adalah luka kuMencoba lebih dewasa menyimpan rasa untuk cintakuAku menyayangmu dan aku mencintaimu dari hati ku dan untukku hatikuSulit untuk mensirnakan rasa yang dalam iniNamun inilah keputusannkuAku harus pergi untuk membawa rasaTidak ada waktu yang bisa berulangRasaku akan fana, dan cintaku akan sirna bersama indahnya bayangmu disanaTiada waktu yang akan berubahDan tidak ada yang dapat merubah rasaku dan rasamuBiarkan semua ku serahkan kepada Tuhanku


rasa yang tiada tertera

Rasa takut kiat melesat di hatiu
Di benak jantungku telah tergaris sebuah keyakinan untuk bersama
Sehingga belum siap jika aku akan tertimpa
Rasaku mungkin tak seperti rasamu
Ini perbedaan antara aku dan kamu
Dan keindahanku tak seperti keindahan yang engkau dapat padanya
Namun inilah aku dengan segala kekurangan dan kelebihan
Yang patut ku syukuri sebagai anugrah dariNya
Rasa ini telah memenuhi ruang hatiku
Sangat sulit untuk ku samarkan
Ingin rasa ini sirna, namun tak ada kemampuan dari ku
Andai aku adalah dia
Aku adalah wanita terindah atas anugrah rasamu untukku
Namun aku bukanlah dia
Sejauh mana perjalananmu menelusuri hatiku
Tak akan pernah kau dapati sosoknya dariku
Bila dia yang kau mau aku tak berdaya
Tapi membuatmu lupa akan dia adalah sebuah  usaha
Sampai kapan pun rasamu tak akan pernah tertra untukku
Krana terlalu besar cintamu untuknya
Walau rasamu tak pernah tertera untukku
Biarku pertahan rasa ini di benakku hanya untukmu
Biar rasa ini menjadi rasa sendiriku hingga ku mendapat jawaban dari doa doaku kepadaNYa




18 november 2014

Sabtu, 22 November 2014

rasa yang tertinggal di november


Mungkin perkataan seorang sahabat adalah seribu kebaikan
Inilah jalan untukku
Seharusnya ku tak mengenalmu terlalu jauh
Hingga kuterjatuh terlalu dalam
Cinta yang kurasa memang cinta sendirian
Tidak ada yang perlu untuk ku perjuangkan untuk rasa yang tak adil ini
Biarku bawa rasa ini sendiri
Hingga aku tak bernafas lagi
Kini saatnya melupakanmu di kehidupanku
Sepenggal rasa yang tertinggal untukmu
Akan kuhapus semampuku
Biar kan ku sakit sesaat ini
Jika nantinya aku akan bahagia bersama pemilikku
Cinta ini adalah sejarah hatiku
Allah telah menunjukkan yang lebih indah untukku
Melupakanmu adalah caraku menghapus rasaku untukmu
Biar selamanya ku diam dengan rasaku
Biar kan aku yang merangkul sendiri rasa yang kumiliki
Seandainya waktu dapat berulang tak inginku mengenalmu sejauh ini
Biarku dengar bisikan sahabatku, bahwa cintamu bukan untukku
Allah telah mengirimku seorang malaikat
Dialah penunjuk untuk ku kembali menghadapNya
Melupakan rasa rasa yang fana untukmu
Akan ku bangun rasa ini hanya untukNya
Namun jika Dia yang maha berkuasa berkehendak
Itulah hakNya
Yang menentukan qada dan qadar seorang hambaNya
Waktu yang kulewati bersamamu akan ku kenang di hatiku
Inilah sejarah kita, tak ada yang mengerti apa yang terjadi diantara kita
Feelingku pemilikku bukanlah kamu
Semakin menguatkanku untuk benar-benar melupakanmu
Sampai tak tertahan rasa ini untukmu saat kuresapi
Namun semua saat ini akan kulupakanmu untuk kebaikan mu dan aku
Biar ku hidup sendiri dengan kehidupanku dan kamu dengan kehidupanmu
Inilah tentang kita sesaat, tak ada yang perlu di sesalkan dari semua ini
Karna yang terjadi tak akan kembali
Pada kesunyian malam ini semoga melupakanmu adalah kebaikan
Menghapus jejakmu bukan berarti ku membencimu
Tetapi izinkan aku sejenak menghilangkan rasa sakitku karena mencintaimu
Izinkan aku melupakan rasa yang telah berakar dihatiku
Izinkan aku melupakan semua tentang mu
Mungkin kehidupan mu akan lebih baik tanpaku
Tugasku mungkin belum selesai membuatmu melupakan masa lalumu
Namun ku harus pergi sebelum rasku terlalu dalam
Tidak ada yang perlu aku fikirkan lagi tentangmu
Mungkin rasamu lebih besar kepadanya
Hingga sampai ku hadir dikehidupanmu pun tak ada yang dapat merubah rasamu untuknya
Aku pun mulai lelah dengan rasaku
Biarku bertahan dengan rasaku saat ini
Di bulan ini aku mengenalmu
Dan di bulan ini aku meninggalkanmu bersama rasa rasaku
Sudah cukup tentang kita
Tak kan ada kamu lagi dikehidupan dan hatiku


22 November 2014

suara hati



Cintaku ada dalam diam
Biar pun kau tak dapat merasakan
Mungkin cinta ini adalah cinta yang sendirian
Bila kita tak terwujud bersama itulah artinya
Bahwa yang Maha kuasa tak merestuinya
Walau sakit, perih
Rasa tak menerima
 tetapi inilah ketentuan yang Esa
Rasa takut kehilanganmu kian merasuk di benakku
Entah akankah ku sanggup jika semua akan sirna
Jika semua tak sesuai bisikan hatiku
Mungkin besarnya  rasaku tak seperti rasamu
Inilah kenyataannya bahwa rasaku telah dilumpuhkan untuk yang lain oleh cintamu
Wahai yang Maha segalanya
Satukan kami dalam keridhaanMu
Dijalan Mu yang halal
Dan dengan restuMu yang indah 


Rabu, 19 November 2014

rasa yang tak adil

biar ku simpan rasa ini untukmu
agarku tak terluka terlalu dalam
biar Allah yang mengerti tentang rasaku
agar kelak Allah menyiapkan untukku yang lebih baik
biarku kehilanganmu karna salahku tak mengumbar rasaku
biarku tahan sakit perih ini sendiri
mungkin inilah jalan yang ditunjukiNya untukku
aku lelah dengan rasa ini
aku bosan, aku jenuh memikirkan sesuatu yang tidak layakku pikirkan
inginku berkata tetapi muutku seperti membisu
aku tak sama seperti mereka yang mungkin lebih bisa menghargai rasa
maafkan aku dengan rasa egoku
kumempertahankan muslimahku
biar Allah yang menentukan indah atau tidak nantinya
biarku berlari bersama rasaku
menjauh darimu
biarku lebih mendekatkan diriku kepadaNya
karena bersamanya aku menjadi hamba yang sesungguhnya

Detik berlalu tak kan pernah berulang



Masa yang telah kulewati kini menjadi secoret catatan sejarah hiup
Entah itu baik, buruk, indah, muram, itulah perjalanan hidup
Terkadang ku abaikan kisah perihku, dan terkadang aku lelah dengan kenyataan
Namun tak ada dayaku untuk lari dari keobjektifan ini
Terus dan terus aku jalani

Takan ku berhenti sebelum ku pijaki mimpi