Jumat, 12 Desember 2014

mutiara Kerang

what about me
ketika ku lahir aku bagai mutiara kerang
tak ada setitik pun noda
dan kini
saat ku beranjak dewasa, kinilah saatnya mutiara dilumuri tinta hitam
berkabut, kusam, dan hitam kelam
indahnya manusia saat dilahir
indahnya hidup saat bersamaNya
saat ku kenal dunia
saat itulah ku mulai fana
masa kecil adalah masa emas
dimana tak ada goresan pilu, tak sunyi, tak ada bimbang
yang ada hanya insan
dan ketika aku mulai tumbuh
saat itulah dunia manyamarkan diri untukku
hingga aku tertoleh fana karenanya
indahnya dunia membuat ku buta akan penciptanya
jembatan layang tempat persinggahan
inilah sebutan untukmu dunia
menkamati saat menyeberangi lautan berbagai hambatan
akankah terjatuh ke limbah jurang
atau pun melewatinya
saat ini yang aku punya kehidupan yang sungguh tak terkesan
hingga membawa ku epada
silence is golden
tak banyak kata, maka tak banyak noda

Barakallah

ketuk pintu hatiku

Sungguh indahnya kuasamu
Tak ada yang lebih indah selain menyebut namamu
hidayahMu sungguh berarti dan selalu kunanti
di setiap detak menit bergerak
selalu ku nanti
usangnya kapas putih, akankah kembali suci
indahnya bersamaMu, menyentuh nikmatMu
merasakan nikmatnya merinduMu
telah ku lalui berbagai lekuk kerikil di padang pasir
iklas dan sabar adalah islam
karena islam adalah kedamaian
tak lelah aku mencari hingga tersungkur jatuh
sungguh ku tergoyahkan oleh angin
betapa aku lemah tak berdaya
dalam diam adalah sujudku untukMu
dalam sujud adalah doaku untukMu
berikan cahaya itu sebagai temanku
karena cahayaMu adalah sebaik-baikNya penerang
Maafiqalbi
Keharuanku telah melumouhkan jiwaku
Sungguh bulir bening tak mampu kutahan
IndahNya hidayahMu
Melebihi indahnya duniaMu



Jumat, 05 Desember 2014

ku ingin kembali

KarnaMu adalah cinta yang nyata, maka cinta rindu ini kembali terpaut hanya untukMu
walau ragaku terjatuh hatiku kian menginginkan indahnya bersamaMu. dalam diam ku tahan perih, sedikit lirih terhadap ciptaanMu. namun ini adalah anugrahMu. bahwa cinta untukMu adalah cinta abadi. rasa maluku terhadapMu, telah menumbuhkan sejuta rindu untukMu. curah hatiku kian terpaut untuk memilihMu. 
rindu ini kian nyata, bersama alunan suciMu di subuh yng hening, berlinang air mata meratapi sesalku. pernah tersiakan kasih suciMu yang nyata. hatiku kian terbutakan oleh cinta yang semu. 
ya Rahman, kuatkan hatiku untuk kembali merinduMu
hasratkan hatiku untu bertasbih hanyauntukMu
kicauan burung nan indah, hamparan hijaunya rumputan
tak cukup untuk mengalahkan rasa rindu ini untuk bersamaMu
Ya Rabbi, 
peluk erat hambaMu
genggam erat hatiku
jangan Kau biarkan aku fana dengan keindahan duniaMu
jadikan hati ini suci
sesuci engkau menciptakanku

rasa sakitku

Ketika saat-saat yang ku takutkan terjadi
Saat itulah batinku menjerit
Hilang arah, merasa minder, merasa dipermalukn
Air mata ini tidak akan ku tangisi karna sakit olehmu
Tapi air mata ini mengalir karena mengingat kenapa ku harus mengenalmu
Hidupku yang tenang
Telah kau usik dengan permainan perasaan
Kini saat hatiku hancur, dimana kamu
Dimana semangatku yang telah kau renggut
Dimana imanku yang telah kau hancuri
Sakit memng sakit
Namun inilah kenyataan
Bahwa aku harus pergi darimu
Tidak ush kau tanyakan kapan cerita ini berakhir
Saat ini detik ini
Waktu yang berjalan tidak akan ku sia siakan
Dengan segera ku inginku melupakan mu
Dengan segera ku ingin mengamnesiakn diri tentangmu
Jangn pernah kau usik lagi kehidupanku
Biarku rajut kembali semangat hidupku yang pernah kau rampas
Kini ku akhiri semua tentang kita
Jangan pernah goyahkan tekadku untuk melupakanmu
Hidupku adalah hidupku dimana aku yang berhak menentukan
Jika aku menginginkan pengkhianat, maka aku akan dapat pengkhianat
Namun jika ku ingin yang benar maka aku akan dpat yng benar
Itulah hatiku
Harapku, sampai disini ceritaku untukmu
Andaikata ku tak akan pernah mengingat atau pun mengharap sekilas bayanganmu yang mengusikku
Sesal bukan berarti dendam
Namun sesal ini tidak akan ku ulang untuk kedua Hal

Biar ini pelajaranku

merasa bodoh

Ya rahman
Inikah caraMu
Beginikah rasa sayangMu terhadapku
Hingga aku Kau dekati dengan cara ini
Sungguh nikmatnya kasih sayangMu yarahman
Engkau memberi jalan kepada ku dengan terang
Saikit sungguh sakit yang kurasa
Biarku tnggung dosaku padaMu
Sakit yang ku rasa belum seberapa di bandingkan aku menghianatiMu
cintaMu sungguh abadi
sesaat aku teah di butakan oleh cinta makhlukMu
cintaMu nan agung
bodohnya HambaMu tak pernah menyadari itu


Kamis, 27 November 2014

27 november

hari ini adalah sejarahku
dan sejarah ini bukan untuk ku sesali atau pun ku lupakan
namun akan ku coba hari ini untukku syukuri

Selasa, 25 November 2014

dan ternyata kini

dan ternyata kini
setelahku yakini perasaanku malah engkau tak mempedulikan aku, semaumu kau anggap aku. namun sebagai wanita yang hebat aku harus bersabar untuk semua perlakuan ini. kenapa di saat rasaku telah nyata kau malah sirna. kemana sosokmu saat kamu meyakinkan rasaku. dan saat rasa ku telah kokoh malah rasamu yang telah sirna. aku mengerti sebagai wanita ini adalah ujian dariNya melaluimu. tapi saat kamu datang begitu saja di kehdupanku saatku benar-benar jatuh cinta terhadapNya. setelah kau goyahkan rasaku kepadaNya, lalu kau meyakinkan sebuah pernyataan rasa kepadaku. dan sekarang kemana rasamu itu. kiniku telah gagal mengharapkan cintaNya, dan bodohnya aku telah mengharap cintamu yang semu. aku telah menghilangkan rasa cintaku yang sungguh-sungguh untukNya.

rintihan demi rintihan kini kurasa, mungkin ini akibat dari dosaku lebih mengejar cinta yang semu sedang cintaNya memang benar-benar nyata. sakit rasanya ketika harapanku tak nyata sesuai inginku. pupus sudah hatiku untuk mengharapkanmu. inilah akibat dari salahku hingga aku tak dapat lagi merasakan kasihNya, hangatnya pelukan damaiNya, dan indahnya cintaNya. kemana sekarang ku labuhkan hati. saat aku memang sangat merasa malu kepadaNya. 

ingin rasanya kau hargai rasa ini. betapa sulitnya aku meyakinkan sebuah rasa. ketika rasa ini telah hadir. kau anggap ini hanya apa. mungkin ini saatnya aku kembali ke hadapNya. merajut kembali kasih sayang yang pernah sirna. inginku hontarkan sakit yang ku rasa kepadaNya. malu ini tidak akan membataskan aku untuk memohon kepadaMu. mungkin ini caraMU mempertemukan aku dengannya. jika ini rahasia besarMu, biarkan aku lepas dari salahku kepadaMu. dan jika dia adalah ridhaMu. izinkan aku dan dia menyatukan rasa. dan jika ini adalah jalanku yang salah, luruskan aku ke jalan yang benar hingga aku benar-benar menghapus rasa ini untuknya.